Keuntungan Hybrid Topologi Jaringan
1 ) Reliable : Tidak seperti jaringan lainnya , deteksi kesalahan dan pemecahan masalah mudah dalam jenis topologi . Bagian di mana kesalahan terdeteksi dapat diisolasi dari sisa jaringan dan tindakan korektif yang diperlukan dapat diambil , TANPA mempengaruhi fungsi sisa jaringan .
2 ) Scalable : Its mudah untuk meningkatkan ukuran jaringan dengan menambahkan komponen baru , tanpa mengganggu arsitektur yang ada .
3 ) Fleksibel : Jaringan Hybrid dapat dirancang sesuai dengan persyaratan organisasi dan dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia . Perhatian khusus dapat diberikan ke node di mana lalu lintas yang tinggi serta di mana kemungkinan kesalahan yang tinggi.
4 ) Efektif : Topologi Hybrid adalah kombinasi dari dua atau lebih topologi , sehingga kita dapat merancang sedemikian rupa sehingga kekuatan konstituen topologi dimaksimalkan sementara ada kelemahan yang dinetralkan . Misalnya kita melihat Topologi Ring memiliki keandalan data yang baik ( dicapai dengan menggunakan token ) dan Star topologi memiliki kemampuan toleransi yang tinggi ( karena setiap node tidak secara langsung terhubung ke lain tetapi melalui perangkat pusat) , sehingga kedua dapat digunakan secara efektif dalam bintang hybrid -ring topologi .
Kekurangan dari Topologi Hybrid
1 ) Kompleksitas Desain : Salah satu kelemahan terbesar dari topologi hybrid adalah desain. Yang tidak mudah untuk merancang jenis arsitektur dan pekerjaan yang sulit untuk desainer . Proses konfigurasi dan instalasi harus sangat efisien .
2 ) Hub Mahal : The hub yang digunakan untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda , sangat mahal . Hub ini berbeda dari hub biasa karena mereka harus cukup cerdas untuk bekerja dengan arsitektur yang berbeda dan harus berfungsi bahkan jika bagian dari jaringan sedang down .
3 ) Infrastruktur Mahal : Sebagai arsitektur hybrid biasanya lebih besar dalam skala , mereka memerlukan banyak kabel , sistem pendingin , perangkat jaringan canggih , dll